Selamat datang di Buku K0song
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

Harry Potter dan Batu Bertuah

0 komentar

Judul ini mengawali kisah anak laki-laki belia yang ditinggal mati oleh kedua orangtuanya, anak laki-laki ini terkenal dengan nama Harry Potter. Harry potter ditinggal mati oleh kedua orangtuanya ketika masih bayi. Kedua orangtuanya mati karena terbunuh oleh penyihir jahat bernama Voldemort. Sebenarnya Harry potter juga mendapat serangan dari Voledmort, itulah yang membuat tanda seperti petir di dahi kepala Harry Potter. Sepeninggal kedua orangtuanya, Harry Potter dibesarkan oleh pamannya, disana ia tidak merasa bahagia bahkan ia selalu disiksa. Hingga suatu hari Harry potter menemukan sedikit kebahagiaan karena ia mendapat kesempatan untuk bersekolah di sekolah sihir Hogwart seperti ayah dan ibunya dulu.
Sungguh imajinasi yang luar biasa yang ditunjukkan oleh JK Rowling, pengarang Harry potter the series ini. Mulai dari alur cerita yang penuh dengan magic dan dibumbui dengan kehidupan nyata menjadikan film ini menjadi semakin hidup sampai kisah kenakalan anak-anak yang menyenangkan.




Harry Potter mulai sekolah sihir di Hogwarts dan bertemu dengan dua sahabatnya bernama Ron dan Harmione. Petualangan seru dan menegangkan pun dimulai. Tahun pertama di Hogwarts, Harry Potter dihadapkan dengan musuh yang sangat besar yang selalu mengincar dirinya dan kelak akan menjadi musuh terbesarnya yang akan mengancam jiwanya. Cerita ditahun pertama sekolah sihir, Harry potter mengalami beberapa kejutan luar biasa. Mulai dari banyak orang yang terkejut ketika mendengar namanya hingga Harry Potter yang keheranan akan harta (tabungan) peninggalan ayah dan ibunya yang begitu banyak.
Tahun pertama sekolah sihir, tahun pertama pula bagi Harry Potter memenankan pertandingan beken Qiditch disekolahan ini sebagai wakil dari kelompok Gryffindor. Memenangkan pertandingan Qiditch menjadikan harry potter semakin terkenal dan mendapat musuh dari kelompok Slyterin yaitu Malvoy dan kawand-kawand. Kisahnya semakin menarik ketika Harry mendapat batu bertuah. Malang, nyawanya hampir melayang ketika menyelamatkan batu bertuah ini dari tangan Voldemort. Karena Harry yang kuat, ia berhasil menyelematkan batu bertuah ini dan selamat dari ancaman Voldemort.
Kisah serunya bisa lebih kalian nikmati dalam buku Harry Potter and the Soccers stone.
Description: Harry Potter dan Batu Bertuah Rating: 5.0 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Harry Potter dan Batu Bertuah

Posted by: Rumi Andriyani
buku kosong, Updated at: Rabu, Oktober 10, 2012

a crazy little thing called love

1 komentar

Sobat yang sudah pernah nonton film yang berjudul diatas pasti sudah tidak asing dengan nama Nam dan Shone. Kedua peran ini menduduki peran penting dalam film ini, kalau bahasa kerennya sering disebut dengan tokoh utama. Sedikit ingin berbagi dengan sobat semua yang belum nonton film ini, buat yang sudah nonton juga tidak dilarang untuk menyimak cerita berikut. A crazy little thing called love menceritakan tentang kisah Nam seorang gadis hitam, dekil, memakai behel gigi, kocak yang naksir sama kakak kelasnya bernama Shone. Nam berusaha untuk selalu menjadi bagian Shone yang terkenak cool di sekolahnya. Setiap kali Nam bertemu dengan Shone, selalu saja ada tingkah kocak yang dilakukan Nam. Setiap kali Nam mencoba mencari perhatian dari kak Shone, Nam merasa bahwa usahanya sia-sia. Shone terlihat cuek dan terkesan tidak peduli dengan Nam. Salah satu usaha Nam untuk merebut perhatian dari Shone adalah merubah penampilannya yang dekil itu dan menjadi perempuan yang disukai Shone. Salah satu usaha Nam adalah mengikuti audisi tari di sekolahnya, dimana murid yang tergabung dalam kelompok tari ini adalah anak-anak keren disekolahannya. Boro-boro mengikuti audisi tari ini, diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya saja tidak, karena Nam bersama 3 temannya dikeluarkan dari antrian gara-gara membuat onar. Sebenarnya bukan murni salah Nam dan 3 orang temannya, mereka terpancing teman mereka yang mengejeknya. Guru In, seorang guru yang bertanggung jawab pada kegiatan drama disekolah ini sedang mencari anggota untuk bermain dalam dramanya. Karena tidak ada murid yang sukarela menjadi anggota dalam drama ini, terpaksa guru In mencari pemain untuk drama yang akan dipimpinnya. Kali ini Nam menjadi korban untuk memerankan peran utama dalam drama ini, alasannya simpel dan dapat diterima logika yaitu karena Nam pintar dalam berbahasa Inggris. Singkat kata singkat cerita, Nam yang awalnya ogah-ogahan mengikuti kegiatan ini menjadi semangat karena disana ada Shone yang turut menjadi bagian dari kelompok drama ini. Latihan berlangsung, kini saatnya pementasan, tapi sayang Shone tidak terlihat saat pementasan drama berjudul putri salju yang Nam lakukan. Usai pementasan, Nam mendapat sebuah apel yang sedikit digigit dengan tulisan "sudah kucicipi, tidak ada racunnya" yang diletakkan dimeja make-up nya. Nam mengira itu dari Shone, tapi beberapa meter disebelah kiri Nam ada pangeran yang menjadi lawan main saat drama sedang memakan apel, Nam menjadi tidak yakin bahwa apel itu adalah pemberian Shone. Kini Nam duduk dikelas 3 dan Shone kelas 6, ada sahabat Shone sewaktu kecil bernama Top yang menjadi murid baru disekolah ini. Nam dulu yang berambut pendek, item, kucel, kini telah menjadi cantik berambut agak panjang, putih dan menarik. Singkat kata, ketika pertama kali Top melihat Nam, Top merasa bahwa ia suka pada Nam. Nam terpilih menjadi mayoret pengganti untuk mewakili sekolahnya mengikuti lomba drumband, karena mayoret yang seharusnya ikut lomba mengalami memar-memar gara-gara berkelahi ketika meminta foto bersama dengan Top. Tidak ingin dikatakan sebagai pecundang, Nam berusaha keras untuk bisa menjadi mayoret yang baik dan Nam pun berhasil. Inilah hari Nam tampil hebat dan memukau di acara lomba itu, Shone dan Top tak ketinggalan hadir disana. Nam... kamu keren sekali kali ini. 14 Februari, Nam mendapat banyak hadiah dari penggemar-penggemar barunya. Nam mempunyai banyak penggemar setelah tampil memukau dalam lomba drumband lalu. Meskipun begitu, Nam tidak begitu senang karena Shone tidak memberi kado untuk Nam. Shone hanya memberi pohon bunga mawar putih masih lengkap dengan akarnya, tapi Shone bilang bahwa itu adalah dari temannya. "Nam, ketemu besok jam 4 sore di lantai 3, Aku ingin beritahu sesuatu.", begitulah isi dari surat yang terselip dalam tas Nam. Tepat di waktu dan tempat yang telrtera dalam surat semala, Nam ada disana. Ternyata ditempat itu ada Shone, dan tak lama kemudian Top juga datang ditempat itu. Setelah mengatakan beberapa kata, Shone pergi meningalkan Top dan Nam. Surat itu adalah kiriman dari Top, Top menyatakan cinta kepada Nam. Semenjak saat itu, Nam, Shone, dan Top sering bermain bersama. Top dan Nam nonton bareng saat Shone bertanding sepak bola, pergi kedanau bersama, bahkan ikut dalam pesta malam. Saat pesta dimalam itu, Top, Shone, Nam menari, bergembira bersama-sama hingga tidak sengaja, Top mencium pipi Nam. Nam hanya terdiam dan tidak berkata apa-apa, Nam menyesal karena sebenarnya Nam masih menyayangi Shone. Ini adalah hari kelulusan Nam dari kelas 3 dan Shone dari kelas 6. Mencore-coret baju sudha menjadi tradisi. Nam memperoleh juara pertama dan Nam mendapat hadiah pergi ke Amerika untuk menemui ayahnya disana. Sebelum berpisah dengan Shone, Nam menemui Shone dan menyatakan bahwa sesunghnya ia telah menyukai Shone selama 3 tahun. Tapi sayang, ternyata Shone telah jadian dengan Pin (teman sebaya Shone). Nam sedih dan menangis, hingga ia tidak sadar bahwa ia berada didekat kolam renang. Karena tidak memperhatika keadaan sekitar, Nam tercebur dalam kolam. Nam segera berusaha pergi dan minggalkan Shone dengan keadaan bahwa semuanya baik-baik saja, padahal Nam merasa sangat sakit.
Malam harinya, Shone pulang kerumah dan diberi kabar gembira oleh ayahnya bahwa ia akan segera ke Bangkok untuk mengikuti sekolah sepak bola seperti apa yang Shone inginkan. Sebelum pergi Shone membuka buku kumpulah foto-foto hasil jepretannya sendiri. Halaman pertama dibuka, ada Nam disitu, Nam yang masih berambut pendek, dekil, dan kucel, tapi ternyata Shone mulai suka pada Nam. Shone pernah bilang wajah Nam setelah dimake-up ketika hendak pentas adalah sama saja. Ternyata Shone menuliskan bahwa, Nam sama saja, selalu cantik. Shone yang meletakkan apel yang sudah sedikit di makan. Shone selalu memperhatikan Nam. Shone cmerasa sakit saat Top menyatakan cinta pada Nam. Shone memberi pohon mawar putih berserta akarnya yang dia bilang itu adalah dari temannya, padahal itu adalah hasil keras ia menanam tapi ia gugup untuk mengatakannya. Shone selalu memperhatika Nam, ketika Nam berusaha keras menjadi mayoret yang baik. Ternyata, Shone menyukai Nam dari sejak dulu. Shone harus meninggalkan kotanya esok untuk ke Bangkok, sebelum itu malam harinya Shone meletakan foto-foto Nam yang telah ia kumpulkan dalam sebuah buku didepan pintu rumah Nam. 9 tahun kmudian. Nam dan Shone dipertemukan dalam sebuah acara TV karena Nam telah berhasil menjadi perancang terkenal dan mengisi sebuah acara realityshow. kurang lebih begitu cerita a little thing called love. Bagi yang belum nonton saya sarankan segera cari dan tontonlah. Ceritanya seru, konyol tapi mengasyikkan. Happy looking for the film and enjoy the film. Description: a crazy little thing called love Rating: 5.0 Reviewer: Unknown ItemReviewed: a crazy little thing called love

Posted by: Rumi Andriyani
buku kosong, Updated at: Rabu, Oktober 03, 2012
 

Buku Kosong © 2011 Design by Best Blogger Templates | Sponsored by HD Wallpapers